Siapa Yang Tidak Boleh Menjadi Imam Shalat Berjamaah ?

Haba Santai - Shalat berjamaah merupakan shalat yang sangat dianjurkan dan terlebih baik dari pada shalat sendirian. Tingkatan shalat berjamaah itu 27 kali lebih baik daripada shalat sendirian. Sehingga alangkah sangat baik jika selalu melaksanakan shalat secara berjamaah.

Namun perlu diingat bahwa shalat berjamaah mengharus kan seseorang untuk menjadi imam. Imam adalah orang yang berada di depan para makmum sebagai pemimpin dalam melaksanakan shalat.

Oleh karena imam itu adalah orang yang menjadi pemimpin dalam shalat berjamaah, maka imam itu harus lah seseorang yang memiliki kelebihan dibandingkan makmumnya, tentunya kelebihan dalam hal bacaan, dan lain sebagainya.

Perlu di ketahui, oleh beberapa sebab dan faktor, beberapa golongan orang tidak di perkenankan untuk menjadi seorang imam.

Siapa Yang Tidak Boleh Menjadi Imam Shalat Berjamaah ?

Lalu siapa sajakah yang termasuk golongan yang sebaiknya tidak dijadikan imam shalat berjamaah ?

Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasannya dibawah ini.

Yang Tidak Diperkenankan Menjadi Imam Shalat Berjamaah


1. Orang Yang Fasid

Yang dimaksud dengan orang yang fasid ini adalah orang-orang yang bacaan Al Fatihah nya tidak benar. Baik itu keseluruhan, hanya sebagian maupun hanya 1 huruf saja. Orang-orang yang memiliki kekurangan dalam hal kesempurnaan membaca Al Fatihah ini sebaiknya tidaklah di jadikan imam.

2. Orang Yang Aratt

Yang dimaksud dengan orang orang yang Aratt adalah orang bacaannya bisa menyebabkan pergantian berubahnya suatu huruf akibat pengucapannya yang mengidghamkan suatu huruf. Akibat bacaanya yang mengidghamkan suatu huruf yang seharusnya tidak idgham, maka berubah pula bunyi dari huruf tersebut. NAh, orang-orang seperti ini sebaiknya jangan menjadi seorang imam.

3. Orang Yang Altsagh

Yang dimaksud dengan orang yang Altsagh adalah orang yang mengganti suatu huruf dengan huruf yang lain. Misalnya huruf Da di baca olehnya Dza. Maka akibat digantinya huruf tersebut akan berakibat pada perubahan makna dari suatu bacaan dalam shalat. Oleh sebab itu sangat di anjurkan memberikan posisi imam shalat berjamaah pada orang seperti ini.

4. Orang Yang Rakhwah

Adapun yang dimaksud dengan orang yang Rakhwah adalah orang yang tidak sempurna mengucapkan bacaan yang memiliki tasydid. Atau bisa dikatakan ia tidak bisa mengucapkan tasydid. Tidak bisa mengucap huruf bertasydid membuat hilangnya suatu huruf dalam bacaanya. Hal ini lah yang membuat orang-rang seperti ini tidak dianjurkan untuk menjadi seorang imam.

Demikian lah sedikit informasi tentang orang-orang yang tidak dianjurkan untuk menjadi imam dalam shalat berjamaah.

0 Response to "Siapa Yang Tidak Boleh Menjadi Imam Shalat Berjamaah ?"

Post a Comment

- Terima kasih atas kunjungan anda
- Terima kasih untuk setiap komentar yang anda berikan
- Gunakan bahasa yang baik dan sopan
- Komentar yang berupa link/spam akan dihapus